Kabupaten Bandung (NN) — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Toni Permana, SH, menggelar kegiatan reses masa persidangan III Tahun 2025–2026 di ruang pertemuan RM Kurnia, Jalan Raya Laswi, Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (19/8/2026) siang.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 100 orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. Reses menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan kepada wakil rakyat.
Toni Permana, SH, menjelaskan bahwa reses merupakan salah satu fungsi utama anggota DPRD untuk menyerap dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Berbagai masukan yang diterima dalam kegiatan tersebut selanjutnya akan disampaikan dan diperjuangkan melalui pembahasan di tingkat pemerintahan.
"Hari ini kita melaksanakan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ini merupakan bentuk konsolidasi kita. Saya sebagai wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk mendengar langsung keluhan dari warga masyarakat," ujar Toni.

Ia menambahkan, setelah kegiatan reses, agenda DPRD Kabupaten Bandung akan dilanjutkan dengan pembahasan anggaran perubahan pada awal September. Selanjutnya, pada pertengahan hingga akhir September, DPRD akan membahas anggaran murni Tahun 2027.
Menurut Toni, terdapat sejumlah program yang menjadi aspirasi masyarakat dan rutin diperjuangkan setiap tahun, di antaranya program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Kelompok Usaha Bersama (KUBE) melalui Dinas Sosial, serta penerangan jalan umum (PJU).
"Untuk program yang memungkinkan setiap tahun kita dorong, pertama Rutilahu. Untuk Rutilahu yang diajukan melalui pokok-pokok pikiran (pokir), dalam setahun sekitar 20 sampai 30 unit," jelasnya.
Selain Rutilahu, lanjut Toni, dirinya juga mendorong program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Dinas Sosial serta aspirasi terkait PJU yang menjadi salah satu bidang mitra kerjanya.
"Untuk PJU ini menyangkut mitra kerja saya, khususnya Dinas Perhubungan. Selain itu, ada juga beberapa hal yang menyangkut infrastruktur karena menjadi mitra kerja, baik dengan Disperkimtan maupun Dinas Pekerjaan Umum," pungkasnya. ***