Kab. Bandung (NN).– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-5, Sabtu (14/2/2026), kegiatan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan sosial masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung untuk menggelar berbagai layanan kesehatan terpadu bagi masyarakat.
Adapun kegiatan sosial yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan massal, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, distribusi vitamin A, pemberian obat pencegahan massal cacingan, serta edukasi dan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Sejak pagi hari, warga telah memadati lokasi pelayanan yang dipusatkan di balai desa. Tim medis memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai hasil diagnosis. Anak-anak peserta sunatan massal tampak didampingi orang tua masing-masing, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Program PMT bagi ibu hamil dan balita difokuskan pada upaya pencegahan stunting melalui pemberian asupan gizi tambahan sesuai standar kesehatan. Sementara itu, edukasi STBM diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk penggunaan jamban sehat serta pengelolaan limbah rumah tangga.
Selain itu, TMMD ke-127 juga menggandeng UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Bandung untuk menggelar sosialisasi alur pelayanan dan penanganan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai modus TPPO, langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan dan pendampingan korban.
Sosialisasi ini dinilai penting mengingat wilayah pedesaan kerap menjadi sasaran praktik perdagangan orang dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi. Melalui edukasi tersebut, warga diharapkan lebih waspada dan tidak mudah tergiur tawaran kerja ilegal yang berpotensi merugikan.
Dari sektor fisik, salah satu hasil yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik strategis desa. PJU dipasang di ruas jalan yang sebelumnya minim penerangan, khususnya jalur penghubung antar-kampung dan akses menuju fasilitas umum.
Dengan terpasangnya PJU, aktivitas warga pada malam hari menjadi lebih aman dan nyaman. Selain itu, penerangan jalan diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan serta kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Danramil 2414/Ciwidey, Kapten Inf. Supriyadi, yang juga bertindak sebagai tuan rumah TMMD Reguler ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun desa secara menyeluruh.
“Pemasangan PJU untuk keamanan, pelayanan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan warga, hingga sosialisasi anti-TPPO sebagai bentuk perlindungan sosial. Semua ini adalah bagian dari upaya menciptakan desa yang maju, sehat, dan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan UPTD PPA merupakan bentuk sinergitas lintas sektor yang harus terus diperkuat.
“Kami ingin kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya secara menyeluruh. TNI tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kami optimistis Desa Cipelah akan semakin berkembang dan maju,” pungkasnya. (Agus)