KAB. BANDUNG, (NN) – Keterbukaan informasi publik di lingkungan SMAN 1 Margahayu menjadi sorotan sejumlah pihak di tengah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)/Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala SMAN 1 Margahayu disebut belum memberikan tanggapan atas sejumlah upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait pelaksanaan proses penerimaan peserta didik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa kali upaya konfirmasi yang dilakukan insan pers belum membuahkan hasil. Kondisi tersebut memunculkan kritik dari sejumlah masyarakat dan pemerhati pendidikan yang menilai pentingnya keterbukaan informasi dari lembaga pendidikan negeri.
Menurut sejumlah pihak, komunikasi yang terbuka antara sekolah, masyarakat, dan media merupakan bagian dari pelayanan publik yang perlu dijaga. Mereka berharap setiap permintaan konfirmasi yang berkaitan dengan kepentingan publik dapat ditanggapi secara profesional sesuai prinsip keterbukaan informasi.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sekolah negeri sebagai lembaga yang dibiayai negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait pelaksanaan SPMB/PPDB.
"Sebagai kepala sekolah di sekolah negeri, seharusnya bersikap terbuka dan responsif. Jika ada wartawan yang ingin meminta konfirmasi mengenai pelaksanaan SPMB, sebaiknya diberikan penjelasan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat," ujarnya.
Sejumlah warga juga berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik di lingkungan SMAN 1 Margahayu, termasuk memastikan komunikasi antara pihak sekolah dengan masyarakat dan media berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Margahayu maupun pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan wartawan. Apabila pihak sekolah memberikan tanggapan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip cover both sides. ***