Kab. Bandung (NN) – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara Tasyakuran dan Lepas Kenang Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025–2026 yang digelar SMP Tunas Pembangunan Ciparay. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kampus SMP Tunas Pembangunan, Jalan Raya Pacet-Ciparay, Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026).
Acara dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, di antaranya upacara adat, tari jaipong, wayang bobodoran, serta penampilan seni lainnya yang dibawakan oleh para siswa.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, unsur Muspika Kecamatan Ciparay, Kepala Desa Pakutandang, Ketua Yayasan SMP Tunas Pembangunan, seluruh warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, staf, siswa, hingga para orang tua siswa.
Kepala SMP Tunas Pembangunan Ciparay, Asep Abdul Majid, S.Pd.I., M.Pd., di sela-sela acara menyampaikan rasa syukur karena pada tahun ini pihak sekolah dapat kembali melaksanakan kegiatan pelepasan siswa.
“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat melaksanakan kegiatan tasyakuran dan pelepasan siswa. Kegiatan ini sudah direncanakan sejak awal semester. Acara ini bukan semata-mata keinginan pihak sekolah, melainkan juga atas aspirasi orang tua dan para siswa yang ingin memeriahkan momen kelulusan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menampilkan potensi dan bakat siswa, khususnya dalam bidang seni dan budaya Sunda. Acara tahun ini mengusung tema “SABDA PALON”, yang mengandung makna bahwa lulusan SMP Tunas Pembangunan tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran dalam perkataan, berperilaku baik, serta memiliki akhlak yang mulia.
“Itulah yang menjadi harapan utama kami bagi para lulusan tahun 2026 atau angkatan ke-39 SMP Tunas Pembangunan,” tambahnya.
Asep juga mengungkapkan bahwa tingkat kelulusan siswa tahun ini mencapai 100 persen. Dari total 83 siswa yang mengikuti pendidikan di SMP Tunas Pembangunan, seluruhnya dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah, seluruh siswa lulus 100 persen. Bahkan sebagian besar siswa berprestasi berhasil melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 1 Ciparay. Hampir 90 persen siswa yang mendaftar ke sekolah tersebut diterima,” katanya.
Kepada para siswa yang telah resmi menjadi alumni, Asep berpesan agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater sekolah.
“Kami berharap para alumni dapat terus berprestasi dan sukses di jenjang pendidikan berikutnya, baik di SMA maupun SMK, negeri maupun swasta. Di mana pun kalian melanjutkan pendidikan, jagalah nama baik dan tunjukkan sikap yang positif,” pesannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMP Tunas Pembangunan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMP Tunas Pembangunan. Kami telah berupaya memberikan pendidikan terbaik, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter. Semoga anak-anak kita menjadi pribadi yang sukses dan lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.
(Agus Rachmat)