Tanjung Jabung Barat (NN) – Bunda Literasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka sekaligus menjadi juri Lomba Membaca Puisi tingkat SD/MI dalam rangka Bulan Kunjungan Perpustakaan Tahun 2026, Jumat (30/10/2026), di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Erlinawaty, S.H., beserta jajaran, Kelompok Kerja (Pokja) PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Wakil Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), kepala sekolah, guru pendamping, kepala desa dan pengelola perpustakaan desa, serta 15 peserta Lomba Membaca Puisi tingkat SD/MI.
Dalam sambutannya, Fadhilah menyampaikan bahwa lomba membaca puisi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi anak-anak untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan karya sastra, melatih keberanian, serta mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri.
“Kepada anak-anakku peserta lomba, tampilkan kemampuan terbaik kalian. Bacakan puisi dengan penuh penghayatan, percaya diri, dan berani. Jangan takut salah dan jangan berkecil hati apabila belum menjadi juara. Keberanian untuk tampil, kemauan untuk belajar, dan semangat untuk terus mencoba merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa menjadi juara bukanlah satu-satunya tujuan. Hal yang lebih penting adalah tumbuhnya kecintaan terhadap literasi dan keberanian anak dalam mengembangkan potensi diri.
Fadhilah juga mengajak anak-anak membiasakan diri membaca dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat memperoleh ilmu pengetahuan. Menurutnya, dukungan orang tua, guru, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun budaya literasi sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada kepala desa dan pengelola perpustakaan desa yang telah berinovasi, mengembangkan layanan, dan berkomitmen memajukan perpustakaan hingga meraih predikat sebagai perpustakaan desa terbaik tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026.
“Perpustakaan desa merupakan jantung pembelajaran masyarakat desa. Untuk itu, mari terus bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan budaya literasi dan kegemaran membaca, mulai dari desa hingga kabupaten,” ajaknya.
Ia berharap penguatan budaya literasi dapat melahirkan generasi Tanjung Jabung Barat yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan gemar membaca, sejalan dengan cita-cita pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang Berkah Madani.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Erlinawaty, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan budaya baca dan peningkatan literasi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dasar.
“Alhamdulillah, Bulan Kunjungan Perpustakaan tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan berkunjung ke perpustakaan, tetapi juga dengan karya. Puisi adalah jendela jiwa, dan hari ini anak-anak kita membuka jendela itu,” ungkap Erlinawaty.
Ia menjelaskan, Lomba Membaca Puisi tingkat SD/MI mengusung tema “Ayah dan Ibu” untuk mengajak peserta mengungkapkan rasa cinta, kasih sayang, dan penghargaan kepada kedua orang tua melalui karya sastra.
Berdasarkan pendaftaran yang dilaksanakan secara daring pada 12–19 Oktober 2026, sebanyak 15 siswa SD/MI di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengikuti perlombaan tersebut.
Penilaian lomba meliputi empat aspek, yaitu vokal sebesar 40 persen, penghayatan dan interpretasi 30 persen, ekspresi dan mimik 20 persen, serta penampilan 10 persen.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga mengumumkan dan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tahun 2026.
Penghargaan berupa piala dan uang pembinaan diberikan kepada:
1. Juara I: Perpusdes Tanjung Tayas Pintar, Desa Tanjung Tayas, Kecamatan Tungkal Ulu, dengan hadiah Rp2.000.000.
2. Juara II: Perpusdes Pudin Smart One, Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan, dengan hadiah Rp1.500.000.
3. Juara III: Perpusdes Semau, Desa Semau, Kecamatan Bram Itam, dengan hadiah Rp1.000.000.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas upaya pengelola perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas layanan dan menumbuhkan budaya baca di tengah masyarakat.
Adapun hasil Lomba Membaca Puisi tingkat SD/MI menetapkan Safiqah Aulia Zahra dari SDN 017 Tanjung Jabung Barat sebagai juara pertama, Ananda Kirana Laksamana dari SDN 003 Tanjung Jabung Barat sebagai juara kedua, dan Naina Al-Mahira dari SDN 005 Tanjung Jabung Barat sebagai juara ketiga.
Para pemenang memperoleh piala, bingkisan, serta dana pembinaan masing-masing sebesar Rp400.000 untuk juara pertama, Rp300.000 untuk juara kedua, dan Rp200.000 untuk juara ketiga.
Sementara itu, juara harapan I diraih oleh Atika Balqis dari SDN 119 Tanjung Jabung Barat, juara harapan II oleh Nabila Faiha dari SDIT Al-Hikmah Tanjung Jabung Barat, dan juara harapan III oleh Suci Rizqia dari SDN 005 Tanjung Jabung Barat. Para juara harapan memperoleh bingkisan. Seluruh peserta juga mendapatkan bingkisan atau kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Selain lomba membaca puisi dan lomba perpustakaan desa, rangkaian Bulan Kunjungan Perpustakaan Tahun 2026 turut diisi dengan Pelatihan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) serta berbagai perlombaan bagi peserta didik tingkat PAUD dan SD/MI sederajat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap perpustakaan semakin berperan sebagai ruang belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
Sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, keluarga, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan generasi Tanjung Jabung Barat yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing.(Misdi)