KARAWANG, (NN).- Perum BULOG bersama DPR RI memperkuat sinergi dalam mengawal penyaluran Bantuan Pangan Beras agar tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026).
Peninjauan dilakukan Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani bersama Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Saan Mustopa. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh serta jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Karawang.
Saan Mustopa mengatakan, Bantuan Pangan Beras merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca berkepanjangan dan musim paceklik.
“Bantuan pangan dari pemerintah ini merupakan salah satu stimulus dan bentuk perhatian kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca yang berkepanjangan dan musim paceklik,” ujar Saan.
Menurut dia, bantuan beras diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga pemenuhan kebutuhan pangan bagi penerima manfaat.

Untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Program tersebut juga akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.
Saan menegaskan, pengawasan penyaluran dilakukan melalui sinergi pemerintah daerah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG dalam mendukung pemerintah menyalurkan bantuan pangan di berbagai wilayah Indonesia.
“BULOG terus memastikan pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Bantuan pangan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat,” kata Ahmad Rizal.
Di Jawa Barat, Bantuan Pangan Beras alokasi Juli hingga September 2026 menyasar 6.039.551 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan total alokasi mencapai 181.186,53 ton beras.
Khusus Kabupaten Karawang, bantuan tersebut diberikan kepada 249.725 PBP dengan total alokasi sebanyak 7.491,75 ton beras.
Sementara di Kecamatan Telukjambe Barat, terdapat 3.225 PBP dengan total alokasi 96,75 ton beras. Adapun Desa Karangligar menjadi salah satu lokasi penyaluran yang ditinjau, dengan jumlah 377 PBP dan total alokasi 11,31 ton beras untuk tiga bulan.
Berdasarkan data per 16 September 2026, realisasi penyaluran Bantuan Pangan di Jawa Barat untuk alokasi Februari–Maret telah mencapai 100 persen. Sementara realisasi alokasi Juli–September tercatat 61,98 persen.
Dari sisi pengadaan, penyerapan beras dalam negeri telah mencapai 641.343 ton atau 92,35 persen dari target 694.432 ton. Adapun stok beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat sebanyak 678.068 ton.
BULOG menyatakan akan terus menjaga kesiapan stok dan meningkatkan penyerapan beras dalam negeri, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan upaya mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan. ***