Home Berita Utama Ekonomi & Bisnis Sosial & Hiburan
Indeks Sorotan , Jakarta Shimbun English

Tokyo Peringati 65 Tahun Serangan Udara AS

March 11, 2010 1:09 AM { kategori: }
(Tokyo-Jepang) Para keluarga, yang anggotanya gugur pada masa Perang Dunia kedua, Rabu (10/03) memperbaharui kembali protes anti perang mereka dalam upacara yang memperingati 65 tahun serangan udara Amerika Serikat terhadap Tokyo.

Dalam serangan yang dilakukan pada 10 Maret 1945, atau 5 bulan sebelum berakhirnya perang, sekitar 100,000 orang penduduk Tokyo terbunuh.
Upacara peringatan, diselenggarakan di balai peringatan yang berlokasi di kota Sumida, daerah yang dulunya paling parah mendapat serangan udara.

Lebih dari 300 orang hadir dalam upacara, termasuk Pangeran Hitachi, Gubernur Tokyo Ishihara Shintaro, serta orang-orang yang selamat dari serangan bom dan kerabatnya.

Menurut Ishihara, seharusnya tidak ada lagi perang, dan dirinya berjanji, akan membangun Tokyo yang dapat menjadi tempat untuk hidup aman dan nyaman.

Salah seorang peserta pria berusia 72 tahun, yang  kehilangan ayah dan adik laki-laki saat terjadinya serangan udara, menyatakan dirinya tidak dapat melupakan kenangan buruk pemboman 65 tahun silam, dan menurutnya perang tidak boleh terulang lagi.

Panitia penyelenggara menyatakan, bahwa saat ini tantangan yang dihadapi ialah, seiring dengan semakin banyaknya orang yang selamat semakin uzur, memberikan penjelasan kepada generasi masa depan mengenai suasana tragedi saat perang. (YD/KN)

















■Hak cipta © Nusantara-News.■ Informasi Perusahaan Hubungi Kami Bantuan