(Tokyo-Jepang) Cabinet Office Jepang Senin (08/02) mengumumkan, kepercayaan diantara masyarakat dengan jenis pekerjaan yang sensitif terhadap tren ekonomi di Jepang, meningkat pada bulan Januari, sebagian besar ditopang oleh adanya sinyal pemulihan belanja individu, karena adanya kebijakan stimulus pemerintah.
Sementara, indeks sentimen difusi terhadap kondisi ekonomi saat ini, naik 3,4 poin dibanding Desember, menjadi 38,8, yang juga dibantu oleh meningkatnya ekspor ke negara Asia lainnya, termasuk Cina.
Sementara, indeks sentimen difusi terhadap kondisi ekonomi saat ini, naik 3,4 poin dibanding Desember, menjadi 38,8, yang juga dibantu oleh meningkatnya ekspor ke negara Asia lainnya, termasuk Cina.
Sedangkan indeks sentimen terhadap kondisi masa depan, naik 5,6 poin, menjadi 41,9 poin, seiring dengan diberlakukannya pemberian insentif pemerintah, untuk pembelian barang-barang yang ramah lingkungan.
Selain itu, turunnya nilai yen terhadap dolar dan mata uang utama lainnya, turut membantu mengurangi kekhawatiran bisnis outlook.
Namun, meski mulai tampak adanya perbaikan, pemerintah masih tetap mempertahankan penilaian dasar, dan menyatakan meski ekonomi sudah tidak merosot lagi, tapi beberapa perlemahan masih terus berlanjut.
Survei ini dilakukan Cabinet Office dari 25 sampai 31 Januari 2010, dan diikuti 1,830 responden dari seluruh Jepang. (YD/KN)
Selain itu, turunnya nilai yen terhadap dolar dan mata uang utama lainnya, turut membantu mengurangi kekhawatiran bisnis outlook.
Namun, meski mulai tampak adanya perbaikan, pemerintah masih tetap mempertahankan penilaian dasar, dan menyatakan meski ekonomi sudah tidak merosot lagi, tapi beberapa perlemahan masih terus berlanjut.
Survei ini dilakukan Cabinet Office dari 25 sampai 31 Januari 2010, dan diikuti 1,830 responden dari seluruh Jepang. (YD/KN)


