(Tokyo-Jepang) Presiden Komisaris Japan Airlines (JAL) yang baru, Inamori Kazuo, Rabu (3/02) mulai menerapkan semboyan "Pelanggan Nomor Satu" di dalam manajemen perusahaan, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan JAL.
Dibawah semboyan Inamori ini, maka kini semua pekerjaan yang berhubungan langsung dengan pelanggan, seperti petugas di loket check-in, akan dikerjakan oleh pegawai JAL langsung, dan tidak oleh pegawai dari anak perusahaan JAL.
Dibawah semboyan Inamori ini, maka kini semua pekerjaan yang berhubungan langsung dengan pelanggan, seperti petugas di loket check-in, akan dikerjakan oleh pegawai JAL langsung, dan tidak oleh pegawai dari anak perusahaan JAL.
Sebelumnya, berbagai pekerjaan di bandara, ditangani oleh anak perusahaan JAL, dan tidak dilakukan oleh pegawai maskapai langsung, seperti petugas di loket check-in, loket pemesanan tiket, serta pekerjaan layanan lainnya.
Namun menurut Inamori, dengan penanganan langsung oleh JAL, maka pelayanan maskapai akan terlihat lebih personal, dan pada akhirnya akan mempengaruhi kesan yang diberikan JAL secara keseluruhan kepada para pelanggan, dan akan berdampak positif bagi proses restrukturisasi maskapai.
Namun gagasan Inamori ini belum mendapat dukungan penuh dari para pegawai senior JAL, dengan alasan dapat menghambat upaya pemotongan biaya yang tengah dilakukan maskapai, karena upah para pegawai JAL umumnya lebih tinggi daripada upah pegawai anak perusahaannya. (YA/KN)
Namun menurut Inamori, dengan penanganan langsung oleh JAL, maka pelayanan maskapai akan terlihat lebih personal, dan pada akhirnya akan mempengaruhi kesan yang diberikan JAL secara keseluruhan kepada para pelanggan, dan akan berdampak positif bagi proses restrukturisasi maskapai.
Namun gagasan Inamori ini belum mendapat dukungan penuh dari para pegawai senior JAL, dengan alasan dapat menghambat upaya pemotongan biaya yang tengah dilakukan maskapai, karena upah para pegawai JAL umumnya lebih tinggi daripada upah pegawai anak perusahaannya. (YA/KN)


