Home Berita Utama Ekonomi & Bisnis Sosial & Hiburan
Indeks Sorotan , Jakarta Shimbun English

Doa Lintas Agama Iringi Peringatan 40 Hari Wafatnya Gus Dur Di Jakarta

February 8, 2010 2:30 AM { kategori: }
(Jakarta-Indonesia) Peringatan 40 hari meninggalnya K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang diselenggarakan Minggu (07/02) di Jl Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, yang dihadiri lebih dari seribu orang, juga diiringi doa lintas agama.

Sebagian besar yang hadir berasal dari Jakarta, tapi juga ada yang datang dari kota lain, seperti Cirebon, Pati, Tasikmalaya dan Bandung.
Acara peringatan wafatnya Gus Dur yang dimulai pukul 20.00 WIB, diawali dengan doa, dari tokoh Islam, dan selanjutnya disambung dengan doa lintas agama, yang dilantunkan oleh para tokoh agama lain, seperti Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu, juga turut serta.

Dalam kata sambutannya, Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid, anak kedua Gus Dur, menyatakan pihak keluarga sangat menghargai apresiasi dari semua pihak terhadap Gus Dur, dan berharap karya beliau selama ini, akan diteruskan oleh bangsa Indonesia.

Selain berdoa, peringatan 40 hari meninggalnya mantan presiden Indonesia yang keempat, juga diisi dengan  penyerahan dua buah buku yakni "Sejuta Doa untuk Gus Dur" yang berisi doa lintas agama untuk Gus Dur, dan buku
"Gus Dur Bertahta di Sanubari," yang disunting oleh Anita Wahid putri ketiga Gus Dur, kepada pihak keluarga yang diwakili Yenny Wahid.

Juga diputar film yang menampilkan penggalan perjalanan hidup Gus Dur, dan pertunjukkan kesenian yang dibawakan Bimbo dan Ebiet G Ade. (YD)

















■Hak cipta © Nusantara-News.■ Informasi Perusahaan Hubungi Kami Bantuan