(Tokyo-Jepang) Transaksi saham-saham pemilikan perusahaan sekuritas Jepang meningkat, berbanding terbalik dengan lesunya transaksi saham-saham utama di Bursa Tokyo.
Berdasarkan data yang diumumkan Asosiasi Dealer Sekuritas Jepang (JSDA) Senin (25/01), pada tahun 2009, hanya enam perusahaan broker yang menangani bursa sekuritas, dengan nilai saham sekitar 2,99 triliun yen, naik 40 persen dibanding tahun 2008. Jumlah itu, hampir sama nilainya dengan saat dimulainya Bursa Saham Sekuritas JASDAQ pada tahun 2009.
Melalui enam perusahaan, investor dapat memasukkan pesanan jual atau beli, seusai jam transaksi bursa, yakni setelah Bursa Utama ditutup.
Naik tajamnya nilai transaksi, pada Bursa Sekuritas, diduga akibat dari diperpanjangnya jam perdagangan.
Nomura Holdings, perusahaan broker terbesar di Jepang, rencananya akan meluncurkan bursa yang memperdagangkan saham pemilikan, yang akan dilakukan oleh salah satu anak perusahaannya mulai Musim Panas mendatang.
Salah seorang analis sekuritas menyatakan, investor condong memasukkan pesanan beli di bursa, yang menawarkan keuntungan paling menarik, dan pada saat yang bersamaan terus mengamati pergerakan harga saham di bursa yang berbeda. (YD/KN)


