(Jakarta-Indonesia) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), melalui anak perusahaannya PT Multimedia Nusantara (Metra), Selasa (26/01) menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA), untuk mengakuisisi 75 persen saham PT Administrasi Medika (AdMedika).
Penandatanganan CSPA dilakukan di Bandung, oleh Direktur Utama Metra Alex J Sinaga dan pemegang saham AdMedika, yang diwakili Sofian Sutantio, Ravi Varna Kanason, dan Shia Kok Fat.
Penandatanganan CSPA dilakukan di Bandung, oleh Direktur Utama Metra Alex J Sinaga dan pemegang saham AdMedika, yang diwakili Sofian Sutantio, Ravi Varna Kanason, dan Shia Kok Fat.
Turut hadir antara lain Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah dan Direktur IT dan Supply Telkom Indra M Utoyo.
Dalam keterangan persnya Selasa (26/01), Rinaldi mengatakan, akuisisi ini merupakan bagian dari upaya Telkom mewujudkan konsep Indonesia Insurance Shared Service Platform (InSure Net), sebagai cikal bakal program e-Health Nasional.
InSure Net merupakan platform kolaborasi dan transaksi secara online, untuk meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan mutu pelayanan institusi asuransi.
"Ini merupakan langkah awal strategis, mulai dari infrastruktur IT untuk mendukung e-Health dan seluruh asuransi e-Claim Nasional," katanya.
Rinaldi menambahkan, InSure Net bertujuan untuk merealisasikan sinergi di antara perusahaan asuransi BUMN dan penyedia layanan kesehatan. Saat ini, kelima perusahaan asuransi BUMN yang terlibat antara lain Taspen, Jamsostek, Askes, Jasa Raharja, dan Asabri.
Menurutnya, akuisisi AdMedika merupakan salah satu upaya TelkomGroup untuk memperkuat portfolio bisnis teknologi informasi (IT Services).
AdMedika sendiri merupakan sebuah perusahaan penanaman modal asing (PMA) di Jakarta, yang bergerak di bidang jaringan pelayanan kesehatan secara elektronik (Electronic Health Care Network).
AdMedika, yang didirikan pada 8 Januari 2002, saat ini merupakan pemimpin pasar, dengan 1,2 juta anggota, serta jumlah pelanggan yang meliputi 26 perusahaan asuransi, 717 rumah sakit, klinik, puskesmas, dan lain-lain.
Sementara, Direktur Utama Metra Alex J Sinaga memaparkan, industri BPO (business-process outsurcing) e-Health di Indonesia saat ini memiliki 10 anggota, dimana AdMedika menguasai 12 persen pangsa pasar, dengan 1,2 juta anggota.
Alex menjelaskan, akuisisi ini merupakan rangkaian akuisisi yang dilakukan Metra, setelah sebelumnya melakukan akuisisi 80 persen saham PT Sigma Cipta Caraka pada tahun 2008. Setelah itu, Metra juga mengakuisisi 49 persen saham Infomedia milik Elnusa. (YA)
Dalam keterangan persnya Selasa (26/01), Rinaldi mengatakan, akuisisi ini merupakan bagian dari upaya Telkom mewujudkan konsep Indonesia Insurance Shared Service Platform (InSure Net), sebagai cikal bakal program e-Health Nasional.
InSure Net merupakan platform kolaborasi dan transaksi secara online, untuk meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan mutu pelayanan institusi asuransi.
"Ini merupakan langkah awal strategis, mulai dari infrastruktur IT untuk mendukung e-Health dan seluruh asuransi e-Claim Nasional," katanya.
Rinaldi menambahkan, InSure Net bertujuan untuk merealisasikan sinergi di antara perusahaan asuransi BUMN dan penyedia layanan kesehatan. Saat ini, kelima perusahaan asuransi BUMN yang terlibat antara lain Taspen, Jamsostek, Askes, Jasa Raharja, dan Asabri.
Menurutnya, akuisisi AdMedika merupakan salah satu upaya TelkomGroup untuk memperkuat portfolio bisnis teknologi informasi (IT Services).
AdMedika sendiri merupakan sebuah perusahaan penanaman modal asing (PMA) di Jakarta, yang bergerak di bidang jaringan pelayanan kesehatan secara elektronik (Electronic Health Care Network).
AdMedika, yang didirikan pada 8 Januari 2002, saat ini merupakan pemimpin pasar, dengan 1,2 juta anggota, serta jumlah pelanggan yang meliputi 26 perusahaan asuransi, 717 rumah sakit, klinik, puskesmas, dan lain-lain.
Sementara, Direktur Utama Metra Alex J Sinaga memaparkan, industri BPO (business-process outsurcing) e-Health di Indonesia saat ini memiliki 10 anggota, dimana AdMedika menguasai 12 persen pangsa pasar, dengan 1,2 juta anggota.
Alex menjelaskan, akuisisi ini merupakan rangkaian akuisisi yang dilakukan Metra, setelah sebelumnya melakukan akuisisi 80 persen saham PT Sigma Cipta Caraka pada tahun 2008. Setelah itu, Metra juga mengakuisisi 49 persen saham Infomedia milik Elnusa. (YA)


