(Jakarta-Indonesia) Rachmat Gobel, Wakil Ketua Umum Bidang Industri, Riset dan Teknologi Kamar Dagang dan Industri Indonesia Selasa (26/01) menyatakan, Indonesia harus mengembangkan industri komponen, guna mengantisipasi semakin banyaknya produk elektronik dari Cina.
Hal ini disampaikan Rachmat, saat menjelaskan adanya tiga produk elektronik yang kandungan lokalnya cukup tinggi, namun kini terancam oleh produk sejenis yang diimpor dari Cina.
Hal ini disampaikan Rachmat, saat menjelaskan adanya tiga produk elektronik yang kandungan lokalnya cukup tinggi, namun kini terancam oleh produk sejenis yang diimpor dari Cina.
Ketiga produk elektronik itu, yakni televisi, kipas angin dan radio kaset.
Menurut Rachmat, jika Indonesia bisa mengembangkan industri komponen, maka pasar dalam negeri akan dioptimalkan dengan produksi lokal.
Sementara, terkait upaya pemerintah melakukan negosiasi ulang FTA Asean-Cina. Rachmat menilai, sebaiknya upaya yang dilakukan pemerintah RI tidak hanya memperpanjang pos tarif, tapi juga memperkuat struktur industri. (YD)
Menurut Rachmat, jika Indonesia bisa mengembangkan industri komponen, maka pasar dalam negeri akan dioptimalkan dengan produksi lokal.
Sementara, terkait upaya pemerintah melakukan negosiasi ulang FTA Asean-Cina. Rachmat menilai, sebaiknya upaya yang dilakukan pemerintah RI tidak hanya memperpanjang pos tarif, tapi juga memperkuat struktur industri. (YD)


