Jumlah penjualan yang dicapai oleh empat dari lima jaringan toko serba ada di Jepang selama Oktober 2009, dilaporkan turun 10 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2008.
Penurunan penjualan ini diperkirakan dipicu oleh kondisi ketenagakerjaan di Jepang yang sedang menurun, serta turut dipengaruhi oleh bencana topan yang sempat melanda Jepang pada bulan Oktober silam.
J. Front Retailing, perusahaan pengelola toko serba ada Matsuzakaya menyatakan, penjualannya turun 13,1 persen. Sementara Isetan Mitsukoshi Holdings Ltd juga mengalami penurunan penjualan di toko Mitsukoshi 12,5 persen, dan di Isetan sebanyak 11,2 persen.
Selain itu, Takashimaya Co juga melaporkan kerugian sebesar 11,9 persen. Menurut juru bicara Takashimaya, penjualan perhiasan dan produk-produk mahal terus menurun, sementara penjualan baju musim dingin juga belum meningkat.
Pada Oktober 2008, Japan Department Store Association sudah meluncurkan kampanye penjualan pertamanya dalam upaya untuk menaikkan pasar, namun hingga kini program tersebut belum membuahkan hasil.
J. Front Retailing, perusahaan pengelola toko serba ada Matsuzakaya menyatakan, penjualannya turun 13,1 persen. Sementara Isetan Mitsukoshi Holdings Ltd juga mengalami penurunan penjualan di toko Mitsukoshi 12,5 persen, dan di Isetan sebanyak 11,2 persen.
Selain itu, Takashimaya Co juga melaporkan kerugian sebesar 11,9 persen. Menurut juru bicara Takashimaya, penjualan perhiasan dan produk-produk mahal terus menurun, sementara penjualan baju musim dingin juga belum meningkat.
Pada Oktober 2008, Japan Department Store Association sudah meluncurkan kampanye penjualan pertamanya dalam upaya untuk menaikkan pasar, namun hingga kini program tersebut belum membuahkan hasil.


