Jak - Japan Matsuri Festival
Sebagai lanjutan dari perayaan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada tahun silam, Kedutaan Besar Jepang dan Panitia Penyelenggara, serta didukung oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta, akan menyelenggarakan Jak-Japan Matsuri Festival di beberapa wilayah Jakarta. Kegiatan yang diadakan mulai tanggal 3 - 11 Oktober ini terbuka untuk umum dan diharapkan warga Jakarta juga ikut memeriahkan, untuk lebih mempererat tali persahabatan Indonesia dan Jepang.
Beraneka Kegiatan Dalam 9 Hari
Selama 9 hari penyelenggaraan Jak-Japan Matsuri, akan diadakan berbagai kegiatan, seperti pameran pendidikan, kompetisi perlombaan membuat sushi, pertunjukan drama, pentas musik, bazar, pameran foto, pertandingan olahraga dan seminar studi Jepang.
Rangkaian kegiatan akan dibuka dengan Pameran Pendidikan Jepang di Balai Sidang Jakarta pada Sabtu (3/10), yang ditujukan bagi para pelajar dan mahasiswa yang berniat meneruskan pendidikannya di Jepang.
Pameran ini akan diikuti 31 universitas dan sekolah bahasa dari Jepang, mengusung tema "Para pemudalah yang dapat merubah masa depan dan terus menjaga api persahabatan."
Puncak acara sekaligus penutupan Jak-Japan Matsuri rencananya dilakukan di Monas pada Minggu (11/10), yang akan menampilkan pertunjukan budaya Jepang seperti Taiko (beduk Jepang), arak-arakan Mikoshi (kuil shinto kecil yang ditandu), Bon Odori (tarian Bon yang dilakukan bersama-sama) dan Enni-chi (pasar malam) serta akan dibuat warung-warung bergaya Jepang.
Merujuk Wisata Internasional
Ide penyelenggaraan kegiatan ini berawal dari pertemuan beberapa warga Jepang di Jakarta, seusai Indonesia-Japan Expo 2008, yang merupakan bagian dari acara perayaan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang.
Dalam kesempatan itu, Duta Besar Jepang Shiojiri Kojiro mengajukan usulan untuk kembali menyelenggarakan kegiatan serupa dalam bentuk festival. Yang dilandasi hubungan dari hati ke hati, guna menjaga nyala api persahabatan Jepang-Indonesia dapat semakin besar dan abadi.
Dubes Shiojiri juga mengusulkan agar festival yang akan diadakan di Jakarta, merujuk pada Sakura Matsuri yang diselenggarakan setiap tahun di Washington D.C, Amerika Serikat, yang telah dikenal luas oleh masyarakat internasional sebagai acara wisata tahunan.
Tindak lanjut dari pertemuan itu dibentuknya panitia Jak-Japan Matsuri yang anggotanya merupakan para sukarelawan, yang sebagian besar warga Jepang yang menetap di Jakarta, di antaranya berasal dari Jakarta Japan Club (JJC), asosiasi pengusaha Jepang, Jakarta Matsuri No Kai, kelompok pertunjukan budaya tradisional Jepang dan Jakarta Shimbun, koran komunitas Jepang yang beredar di Indonesia. Sebagai ketua panitia terpilih Kuroda Kenichi, seorang warga Jepang yang tinggal di Indonesia dari tahun 1970.
Kuroda, yang dikenal juga sebagai pelatih judo, menekankan, bahwa di tengah guncangan kuat zaman sekarang, hubungan Jepang dan Indonesia juga mengalami perubahan besar. Dalam kondisi seperti itu, warga Jepang dan Indonesia perlu bergandengan tangan bersama untuk melanjutkan jalinan hubungan, agar api persahabatan di antara kedua negara dapat terus menyala," jelasnya.
Bantuan Untuk Korban Gempa di Sumatera Barat
Panitia Penyelenggara Jak-Japan Matsuri Festival 2009 dan para peserta mengucapkan turut berduka cita atas musibah gempa yang terjadi di Padang dan sekitarnya pada Rabu (30/9).
Untuk itu, panitia dan peserta juga akan mengumpulkan bantuan guna meringankan penderitaan korban gempa.


