JCC dan Intercult mengunjungi Universitas Darma Persada, STBA LIA, dan Universitas Al-Azhar, yang menghadirkan dua orang seniman manga terkenal dari Jepang, yakni penulis Ohira Keiko dan illustrator Shinohara Masami, yang telah bekerja sama selama 20 tahun dalam pembuatan manga.
Kato Sanae, Kepala Sekolah Intercult menjelaskan, dalam seminar, selain menjelaskan mengenai sekolahnya, juga dilakukan workshop manga, karena berdasarkan informasi dari para pelajar Indonesia di Intercult, mayoritas pemicu mereka untuk belajar ke Jepang adalah manga.
Kaikiri Sugako, Direktur JCC, menambahkan "Secara garis besar, kami ingin mempromosikan pendidikan di Jepang melalui dua pendekatan, pertama dari segi pendidikan, dan melalui hobi, yakni manga.
Mengingat pelajar Indonesia banyak yang suka baca manga, kami ingin menjelaskan, bahwa mereka dapat lebih mendalami hobi ini di Jepang."
Dalam acara ini, juga terlihat antusias tinggi para mahasiswa terhadap manga. Hal ini terbukti ketika Shinohara mengajak para peserta untuk menebak tokoh manga yang ia gambarkan di papan tulis, para peserta setiap kali menebak dengan benar, bahkan sebelum Shinohara selesai menggambar.
Selain itu, para peserta juga diberi kesempatan mencoba untuk menggambar manga. Mayaza, siswi Fakultas Sastra Jepang Universitas Al-Azhar yang dalam kesempatan ini menunjukkan kebolehannya menggambar, mengatakan, "Saya memang suka manga dari kecil, sejak pertama kali menonton Doraemon. Sejak saat itu juga saya tertarik untuk belajar di Jepang.
Rencananya, saya ingin melanjutkan studi S2 kesana."
Intercult yang mempunyai kampus di kota Akihabara dan Iidabashi, juga menawarkan beasiswa bagi para pelajar asing, diantaranya beasiswa senilai 10.000 yen per bulan yang diberikan selama 6 bulan, bagi 20 orang pelajar asing yang berprestasi.
Kaikiri memaparkan, "Melalui seminar ini, kami ingin memberikan informasi lengkap mengenai Intercult, sehingga para pelajar tidak perlu bingung lagi memilih sekolah, apalagi Intercult merupakan sister school kami, jadi kami dapat banyak membantu dalam proses pendaftaran."


