Panasonic Corp hari Senin (11.24) menawarkan kepada kelompok tiga lembaga keuangan pemegang saham utama Sanyo Electric Co, harga pembelian sebesar 120 yen per lembar.
Menurut berita yang dilansir Yomiuri Shimbun online pada hari Rabu (11.26) Panasonic menetapkan harga 120 yen sebagai harga yang sesuai didasarkan pada perkiraan saham istimewa akan berlipat tiga ketika dikonversi ke saham ekuitas yang berakibat pada penurunan nilai per- unit.
Namun Goldman Sachs Group Inc, salah satu dari kelompok tiga lembaga keuangan pemegang saham utama Sanyo, bermaksud menjual sahamnya pada harga 250 yen per lembar.
Sementara Daiwa Securities SMBC menyatakan tawaran Panasonic tidak tepat karena tidak mencerminkan nilai saham Sanyo.
Secara keseluruhan Goldman Sachs dan dua lembaga keuangan lainnya Sumitomo Mitsui Banking Corp dan Daiwa Securities SMBC Co menguasai saham istimewa yang setara dengan 70 persen saham Sanyo.
Ketiga lembaga keuangan ini membeli saham istimewa Sanyo pada tahun 2006 dengan harga 70 yen per lembar, atau secara keseluruhan sebesar 300 miliar yen, sebagai bagian dari paket talangan untuk membantu Sanyo yang saat itu sedang mengalami masalah keuangan.
Ketika diminta tanggapannya terkait pernyataan yang disampaikan pihak Goldman Sachs dan Daiwa Securities pada hari Rabu, baik pejabat Panasonic maupun Sanyo menolak memberikan komentar.


